14 Cara Membangun Rumah Dengan Biaya Hemat

Sebenarnya sudah banyak sekali tips membangun rumah dengan biaya hemat. Mulai dari tips merencanakan desain rumah hingga mencari tukang bangunan yang profesional.

Untuk itu, saya ingin mengumpulkan berbagai tips yang berserakan di internet. Mudah-mudahan bisa membantu Anda membangun rumah meskipun dengan dana minim.

Misalnya hanya punya dana 25 hingga 30 juta rupiah saja.

Inilah langkah-langkah cara membangun rumah dengan biaya hemat.

1. Menyesuaikan Ukuran Rumah Dengan Material

Banyak bahan bangunan yang ukurannya sudah mutlak. Misalnya panjang besi, pipa, ukruan pintu, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu:

Sebaiknya gunakan ukuran yang genap. Ukuran besi biasanya menggunakan ukuran 6 meter atau 9 meter.

Ada pula bahan bangunan yang berkelipatan 4 meter.

Dengan menyesuaikan ukuran rumah dengan ukuran bahan tersebut, maka tidak ada bahan yang terbuang.


2. Membangun Di Tanah Darat

Seandainya mempunyai dua tempat, pilihlah tanah darat. Dengan memilih tanah darat, Anda tidak perlu lagi melakukan pengurukan.

Menguruk pondasi rumah biasanya minimal 1 truk. Meskipun Anda hanya perlu setengah truk, tetapi tetap saja harus 1 truk.

Maka dari itu sedapat mungkin menghindari tanah sawah.

3. Menghindari Tanah Miring

Membeli tanah miring memang relatif murah. Bahkan sangat murah.

Hanya saja kita harus mengeluarkan dana lebih besar saat membangun rumah di atasnya.

Oleh sebab itu hindarilah membeli tanah yang miring meskipun harganya murah.

Kalaupun terpaksa membeli, carilah tanah yang kemiringannya tidak terlalu curam. Selain untuk menghemat biaya juga untuk menghindari bencana longsor.


4. Bentuk Rumah Persegi

Rumah Dengan Biaya Hemat


Umumnya rumah dibuat persegi.

Bentuk persegi maupun persegi panjang memang memiliki banyak keuntungan.

Kita lebih mudah mengatur denah rumah. Penggunaan ruang yang maksimal. Dan keuntungan lainnya ialah menghemat biaya.

Bentuk rumah selain persegi akan memakan biaya lebih besar.


5. Cari Toko Bangunan Paling Murah

Sebelum memutuskan untuk membeli bahan bangunan, sebaiknya lakukan survey terlebih dahulu.

Meskipun ada toko bangunan yang terkenal murah, pastilah ada beberapa bahan yang dijual mahal.

Misalnya harga pasir murah, namun semennya lebih mahal. Jadi tidak semua bahan bangunan di toko tersebut murah.

Lebih baik membeli bahan bangunan dari toko yang berbeda. Beli pasir di toko A karena toko tersebut yang paling murah. Beli bata di toko B. Begitu seterusnya.

6. Membandingkan Bahan Bangunan

Sangat perlu membandingkan bangunan.

Suatu contoh.

Apakah menggunakan bata merah, batako, bata putih, panel, atau jenis bata lainnya?

Apakah menggunakan genteng tanah liat, genteng keramik, genteng metal, galvalum, beton, atau yang lainnya?”

Apakah menggunakan semen merek tiga roda, gresik, merah putih....?


7. Membuat Desain Rumah Sedetil Mungkin

Dengan membuat desain yang detil, kita bisa memperkirakan biaya membangun rumah dengan lebih cermat.

Manfaat lainnya adalah untuk menghindari kesalahan saat membangun.

Anda dapat menggambar sketsanya. Gambarlah pada selembar kertas. Ada gambar secara global.

Kemudian gambar pula bagian-bagian yang detil.

Misalnya pada bagian muka, teras, jendela, dan lainnya.


Baca juga:



8. Memilih Tukang Bangunan Yang Handal

Tukang yang handal bisa saja mematok tarif lebih mahal. Jika dihitung secara matematis memang terlihat lebih mahal.

Namun demikian:

Pada kenyataannya jauh lebih murah.

Tukang bangunan yang handal merupakan syarat membangun rumah dengan biaya hemat.

Mereka bisa mengerjakan pekerjaan jauh lebih cepat, rapi, dan menghindari dari kesalahan.


9. Komunikasi Intens Dengan Tukang Bangunan

Pastikan tukang bangunan atau kontraktor mengerti apa yang Anda inginkan.

Kuncinya dengan komunikasi yang intens.

Itulah sebabnya mengapa Anda harus membuat sketsa atau gambar konsep rumah.

Banyak sekali teman-teman yang akhirnya sangat kecewa dengan hasil pekerjaan tukang bangunan.

Sebabnya tidak lain karena hasilnya berbeda jauh dari yang dia inginkan.

10. Kurangi Sekat Rumah

Dengan mengurangi sekat-sekat, kita bisa melakukan penghematan besar-besaran.

Saya berikan contoh.

Anda tidak membuat dua ruang untuk ruang keluarga dan dapur. Cukup dengan menyekatnya dengan lemari atau meja televisi.

Mengurangi sekat rumah berarti kita telah mengurangi bahan bangunan dan jam kerja tukang bangunan.

11. Hindari Bentuk Melengkung

Jangan demi mendapatkan bentuk yang indah, Anda menggunakan bentuk melengkung.

Entah itu pada fasad maupun pada bagian lainnya.

Bentuk melengkung memerlukan pengerjaan lebih lama. Bentuk minimalis selalu menghindari bentuk melengkung.

Keindahan rumah minimalis terletak pada garis-garis lurusnya. Garis-garis lurus ini menciptakan kesan ringan.

12. Hilangkan Profile

Yang dimaksud profile ialah mendesain rumah dengan “mengukir”. Biasanya dilakukan untuk bagian depan rumah.

Pengerjaan ini sangat memerlukan konsentrasi. Pengerjaannya pun sangat membutuhkan waktu yang relatif lama.

Oleh karena itu hindarilah pembentukan dekorasi dengan mem-profile.

13. Gunakan Bahan Semi-fabricated

Bahan semi-fabricated ialah bahan setengah jadi. Bahan ini sangat cocok bila kita ingin membangun rumah dengan biaya minim.

Contohnya...

Alih-alih membuat cor beton, lebih baik menggunakan bata cor. Yakni bata yang memang dibuat khusus untuk membuat mengganti cor beton.

Bahan tersebut sangat cocok bagi Anda yang ingin membuat rumah tingkat minimalis tingkat.

Dengan menggunakan bata cor, kita bisa menghemat lebih dari 30% biaya pembangunan rumah.


14. Gunakan Dekorasi Jadi

Seandainya Anda ingin memberikan sedikit dekorasi sebagai pemanis, Anda bisa membeli bahan langsung.

Mendekorasi dinding tidak harus dengan membuat secara langsung pada dinding...

...atau membeli bahan dekorasi yang disediakan di toko-toko bangunan.

Yang perlu Anda kerjakan hanyalah menempelkannya pada dinding rumah Anda. Sehingga dinding Anda tampak lebih indah.

Dan tentunya lebih rapi.


Itulah beberapa cara membangun rumah dengan biaya hemat. Dengan ketelitian dan kesabaran, kita sebenarnya mampu membangun rumah.

Tidak perlu muluk-muluk terlebih dahulu....

...ingin rumah tampil cantik, terlihat mewah...

Yang terpenting rumah milik Anda sendiri. Jelek atau buruk, pasti rumah sendiri lebih nyaman dihuni.
Sponsor
Previous
Next Post »