Cara Mengecat Tembok/Dinding Baru Yang Benar Baik Tanpa Plamir

Cara Mengecat Dinding Baru.  Punya rumah baru...? Pasti menyenangkan. Bukan sekedar menyenangkan, melainkan membahagiakan.

Jika temboknya belum dicat, mari baca dulu beberapa hal mengenai cara mengecat tembok baru yang benar.

Supaya hasilnya memuaskan.

1. Plesteran Tembok Yang Sempurna

Ini sekedar pengalaman. Beberapa tukang bisa membuat dinding rumah sangat presisi.

Permukaannya sangat rata. Sehingga munculah kesan mewah.

Sebaliknya, ada pula tukang bangunan yang tidak mengerti teknik dalam memplester tembok.

Akibatnya permukaan tembok bergelombang.

Kalau sudah begitu, semahal apapun cat yang kita gunakan tetap saja rumah terlihat jelek.

Oleh karena itu, perhatikan bagaimana plesteran rumah Anda. Segera hentikan pekerjaan memplester rumah jika si tukang tidak paham cara membuat dinding yang rata.


2. Biarkan Tembok Mengering 28 Hari Hingga 3 Bulan

Untuk hasil terbaik, biarkan dinding baru mengering. Bukan sekedar terlihat kering. Melainkan benar-benar kering.

Untuk itu biarkan bangunan rumah Anda selama 28 hari hingga 3 bulan.

Jika tembok masih basah kemudian dicat, maka cat akan mudah rusak. Kerusakan biasanya disebabkan oleh tingkat keasaman tembok.


3. Hindari Melapisi Tembok Dengan Dempul

Sebagian orang menyarankan agar melapisi tembok dengan plamir. Tujuannya ialah agar tembok halus.

Dengan begitu hasil pengecatanpun terlihat bagus.

Padahal yang terbaik ialah dengan menghindari pendempulan. Plamir menyebabkan usia cat tembok tidak panjang.

Lapisan plamir merupakan penyebab cat mudah mengelupas. Oleh karena itu carilah kontraktor/tukang bangunan yang ahli dalam memplester dinding/tembok.

4. Bersihkan dan Haluskan Tembok Dengan Skrap/Amplas

Pastikan tembok bersih dan halus. Gunakan amplas untuk menghaluskan tembok.

Mengamplas juga bertujuan untuk meratakan permukaan tembok. Dalam proses ini, tutup juga dinding yang berlubang atau retak dengan sealer.

Akan tetapi jika Anda menggunakan cat berkualitas tinggi, maka gunakan cat yang bisa langsung menutup retak rambut.

Beberapa merek seperti jotun dan dulux menyediakan cat yang bisa langsung menutup retak rambut pada dinding. Begitu juga dengan merek-merek cat lainnya.

5. Aplikasikan Cat Dasar

kiat kiat mengecat dinding baru

Mungkin beberapa orang benar-benar belum tahu cara mengecat tembok dengan benar.

Mereka langsung mengecat tembok dengan warna yang diinginkannya.

Sebelum mengaplikasikan cat yang kita inginkan, lapisi tembok dengan cat dasar.

Ada beberapa fungsi dari cat dasar. Di antaranya:

  • Meratakan permukaan tembok
  • Menutup retak-retak kecil pada tembok
  • Untuk merekatkan cat
  • Membuat warna cat lebih cerah


Setelah cat dasar mengering, barulah kita mengecat tembok dengan cat yang kita inginkan.


6. Cat Bagian Lis Dengan Kuas

Salah satu bagian yang sulit dicat ialah bagian lis. Untuk sudut-sudut lis atau sudut-sudut tembok, gunakan kuas untuk mengecatnya.

Cara mengecat lis ialah dengan mengecatnya dalam gerakan satu arah. Biasanya gerakannya horizontal.

Jika warna cat lis sama dengan tembok sama, lebihkan cat lis hingga ke bagian tembok.


7. Cara Mengecat Tembok Dengan Roller

tips mengecat dinding baru

Kalau zaman dahulu kita hanya mengenal kuas untuk mengecat, kini sudah sangat umum menggunakan roller.

Roller merupakan salah satu dari sekian alat pengecatan.

Sediakan cat dalam jumlah besar yang sudah dicampur dengan air. Persediaan ini untuk menghindari pencampuran air berikutnya.

Kenapa demikian?

Karena jika berkali-kali mencampur cat dengan air, akan terjadi perubahan warna.

8. Peralatan Yang Berkualitas

Meskipun Anda mengetahui cara mengecat tembok secara benar, jika peralatan Anda kurang berkualitas hasilnya buruk.

Oleh karena itu,

Gunakan peralatan yang berkualitas tinggi. Tidak mengapa harganya lebih mahal. Bukankah hasilnya bukan untuk satu atau dua hari saja?

Apa saja yang diperlukan?

  • Kuas
  • Roller
  • Ember
  • Screen


Screen adalah semacam jaring yang terbuat dari bahan metal.

9. Aduk Cat Dengan Air Dengan Sempurna

Campurkan cat dengan air sesuai dengan petunjuk yang ada pada ember cat.

Aduk dengan sempurna. Dengan mengaduk secara sempurna, warna cat akan merata.

10. Pasang Screen Dalam Ember Cat

trik mengecat dinding dengan teknik yang baik.

Pasang screen dalam ember cat. Screen biasanya terbuat dari bahan metal. Bentuknya bolong-bolong.

Jadi sebelum roller dilepahkan ke tembok, roller tersebut digerakan terlebih dahulu ke screen.

Banyak sekali keuntungan dengan menggunakan screen.

  • Mudah sekali mengecat tembok tanpa harus banyak ceceran cat.
  • Cat terserap dengan baik pada roller.
  • Menghindari “bekas” roller pada dinding.
  • Tidak perlu sering membuat adukan cat pada pan.


Itulah tips yang bisa Anda terapkan sebagai cara mengecat tembok untuk hasil memuaskan.


11. Masukan Roller Ke Dalam Cat

Untuk hasil yang memuaskan, masukan roller ke dalam cat. Jangan hanya sekali saja.

Untuk hasil yang terbaik masukan roller 4 hingga 6 kali.

Setelah itu putar roller pada screen sebelum ke tembok.


12. Gerakan Secara Vertikal

Sapukan roller pada tembok dengan gerakan vertikal. Gerakan dari bahwa ke atas dan sebaliknya.

Gerakan dengan tekanan yang lembut. Hindari dari meninggalkan bekas roller.

Pelankan gerakan Anda ketika akan mencapai lis (langit-langit) maupun bagian bawah (lantai).

Jangan sampai roller menodai bagian langit-langit.

Ulangi gerakan vertikal tersebut hingga Anda melihat hasil terbaik.


13. Selesaikan Satu Bidang Tembok

Sedapat mungkin selesaikan satu bidang tembok.

Kalau bisa Anda tetap mengecat selama cat lainnya masih basah. Itulah ada tips dan trik yang biasa diterapkan oleh para ahli desain interior.

Kenapa harus menyelesaikan satu bidang tembok dalam satu waktu?

Karena jika pada satu bidang, cat sudah mengering lalu Anda melanjutkan akan terjadi perbedaan warna.

Dinding baru tersebut seolah-olah ada dua bagian.


14. Tekan Roller Secara Lembut

Agar tidak terlihat bekas roller pada tembok baru Anda, tekan roller secara lembut.

Dengan begitu kita menghindari bekas atau “cap” roller.

Selain itu perhatikan pula kekentalan cat. Cat yang terlalu kentalpun akan mengakibatkan bekas.

15. Bersihkan Roller Dari Kotoran

Selama proses mengecat tembok biasanya ada saja pasir atau semacamnya yang menempel pada roller.

Adanya kotoran semacam itu mengakibatkan hasil pengecatan kurang sempurna.

Oleh sebab itu, bersihkan roller dari kotoran.

16. Mengecat Secara Dekat Pada Bagian Tepi

bagaimana cara mengecat tembok yang benar dan baik.

Tembok baru rumah akan semakin indah dengan cara mengecat yang benar. Untuk mengecat bagian tepi, cobalah mengecat dalam jarak yang dekat.

Bagian tepi tembok – yakni yang dekat dengan lantai dan langit-langit – merupakan bagian yang perlu kehati-hatian.

Pada bagian tersebut, Anda harus benar-benar konsentrasi.

17. Bersihkan Noda, Cipratan Cat Selagi Masih Basah

Jangan sekedar memperhatikan bagaimana mengecat tembok. Akan tetapi perhatikan pula noda atau ceceran cat.

Terutama yang tercecer pada lantai.

Sedapat mungkin bersihkan selagi masih basah. Selain mudah dibersihkan, membersihkan noda cat selagi basah menghindarkan lantai dari kerusakan.

Tips Tambahan Mengecat Tembok

Lindungi lantai dengan plastik atau koran bekas. Sebelum mengecat tembok, sedapat mungkin menutupi lantai.

Tidak harus secara keseluruhan, melainkan pada bagian yang paling dekat dengan dinding.

Hal ini bisa mengurangi noda melekat pada lantai.

Bila melanjutkan pengecatan pada bagian cat yang sudah mengering, lanjutkan dengan jarak beberapa inchi dari cat yang sudah mengering.

Jangan langsung melanjutkan dari cat yang sudah kering tersebut.

Apabila roller sudah digunakan mengecat beberapa kali gerakan, barulah mengecat bagian tadi. Yakni menyambung pengecatan dari bagian yang sudah kering dan bagian yang baru.


Nah, itulah panduan cara mengecat tembok baru. Semoga dengan menerapkan tips dan trik tersebut hasilnya memuaskan.

Related:



Sponsor
Previous
Next Post »